28 Agustus 2009

Download Template Fresh Magazine 1.3


Capek plus bingung dalam menentukan template yang cocok dan mengena di hati. Browsing dan cari template ke luar negeri, akhirnya masih juga pake template buatan dalam negeri, seperti template yang sekarang. Special thanks to NdyTeeN / Andi Setyoko, Mohon maaf saja, kurang etis rasanya pake template ini, habisnya tanpa izin dan ninggalin komentar di blognya, Niat pertamanya iseng nyoba, akhirnya benar2 jatuh hati dengan design dan tampilannya. Sorry ya Kang.

Berikut beberapa fitur dari Template Fresh Magazine 1.3  :
  • Ads banner For Adsense ready ( 468 X 60 ads banner )
  • Ads banner under post For Adsense ready ( 468 X 60 ads banner )
  • Real blogger Magazine Template
  • 3 Columns on  Footer 
  • Slider Content Gallery
  • Tabbertab Column 
Spesifikasi :
  • Type : Blogger Layout (XML)
  • Default warna Template :  putih biru abu-abu
  • Lebar Template : 960 pixels
  • Download File : 31KB
Bagi sobat blogger yang tertarik dan ingin memakai Template Fresh Magazine 1.3 ini, silahkan langsung berkunjung ke http://ndyteens.blogspot.com/2009/06/fresh-magazine-13.html untuk men download nya.

Sumber gambar : http://ndyteens.blogspot.com/2009/06/fresh-magazine-13.html

21 Agustus 2009

Domain Baru Menjelang Bulan Puasa


Capek juga, dari semalam cari-cari template yang pas buat blog ini, sampe ga terasa kalau besok udah hari pertama menjelang puasa. Duh, kebayang, mulai besok, ngeblog udah ga bisa lagi di temani kopi dan rokok. Mau tak mau ya, harus mau.

Melalui blog yang baru lahir ini juga, Sy mengucapkan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Dengan Domain baru, mudaha-mudahan tambah semangat Ngeblog, seperti semangatnya menyambut bulan suci Ramadhan yang jatuh pada hari sabtu besok.Sekali lagi, Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Selamat Menjalankan Ibadah Puasanya.

05 Juli 2009

Tertawa Itu Sehat, Narkoba Itu Jahat

PT Tiga Rambu dengan dukungan dari TVS pada Sabtu (27/6) lalu, mengadakan konser dengan tema, Tertawa Itu Sehat, Narkoba Itu Jahat, di Panggung Kita di kediaman Iwan Fals, Dusun Kadal Meteng Leuwinanggung, Depok. Konser itu berlangsung meriah. Sepanjang acara cuaca sangat bersahabat. Kenapa manajeman Iwan Fals perlu menggelar konser itu? Selain memenuhi jadwal konser bulanan, juga ada kepedulian sosial. Sedikitnya ada empat juta korban narkoba di Indonesia. Tentu saja kita semua tahu bahwa persoalan narkoba bukan hanya urusan negara saja. Tapi urusan seluruh rakyat Indonesia. ”Masalah narkoba itu bukan urusan negara saja. Tapi urusan kita semua. Narkoba itu bikin kita sengsara. Kalau ketahuan bisa ditangkap polisi, masuk penjara. Makanya jauhi narkoba,” ungkap Iwan Fals dari atas panggung.
IMG_2680
Sebelumnya pada (19/6) juga diadakan Aksi Sosial Iwan Fals & Band yang diadakan oleh Tiga Rambu dan TVS, beberapa waktu lalu di salah satu organisasi masyarakat yang concern dengan pemberantasan Narkoba, GANNAS (Gerakan Anti Narkoba Nasional), di Pondok Labu, Jakarta Selatan. Hingga beberapa pengurus GANNAS juga terlihat hadir di lokasi acara.
Untuk mempertegas sikap permusuhan terhadap Narkoba, Tiga Rambu juga mengundang BNN (Badan Narkotika Nasional) yang menggelar pameran yang intinya memberi wawasan pada fans, tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, lengkap dengan contoh-contoh narkoba serta leaflet anti narkoba. Selain itu, perwakilan dari BNN, yaitu dr. Viktor Pudjiadi, memberikan beberapa pengarahan terhadap pengunjung konser tentang bahayanya narkoba sebelum konser dimulai.
Konser dibuka lewat lagu Intermezo. Penonton yang hadir pada saat itu masih seperempat lapangan. Tapi makin lama makin bertambah banyak hingga begitu masuk lagu Asik Ga Asik, setelah lagu Berandal Malam Di Bangku Terminal dan Sumbang. Bersambunglah rangkaian lagu 17 Juli 1996, Lagu Tiga, dan Ambisi. Sugali, Frustasi, Gelisah, Aku Bosan, Nyanyian Preman dan Jalan Panjang Yang berliku.
IMG_2703
Setelah lagu tersebut, hadir salah satu bintang tamu konser ini yaitu Crossing Corner dengan vokalisnya Steven yang dikenal luas dari band Steven & Coconut Treez. Tak bisa dipungkiri, kehadiran mereka sangat memberi warna sehingga panggung menjadi lebih meriah.
Lewat lagu Sugali, Frustasi, dan Lilin-Lilin Kecil, Iwan berkolaborasi dengan Crossing Corner. Setelah itu melenggang sendiri menyanyikan lagu Pesta Pora. Banyak yang bilang penampilan Crossing Corner cukup menyenangkan dan memberi warna. Mengingat tembang-tembang lagu bernuansa reggae selera anak muda sekarang, jadi mengalir deras sore itu.
Pada konser ini juga, Iwan Fals membawakan lagu-lagu yang menginspirasi penonton dalam rangka pilpres yang sebentar lagi akan diadakan. Seperti di lagu Manusia Setengah Dewa yang didendangkan sendiri secara akustik oleh Iwan Fals. Selain itu, tembang yang memuncakkan emosi para penonton, Buktikan, sebuah tembang bernuansa politis yang mempertanyakan komitmen para politisi negeri ini. “Kita masih punya waktu untuk berpikir siapa yang kira-kira akan dipilih,” ujar Iwan. Tapi jika pilihannya antara narkoba dan tertawa, mestinya lebih memilih tertawa yang sehat. Menurut para ahli kesehatan, yang juga dikutip Iwan Fals, bahwa tertawa 1 menit setara dengan olahraga selama 45 menit.
Band pun naik ke atas panggung kembali, mengiringi Iwan membawakan deretan lagu berikutnya, yaitu Gelisah, Aku Bosan, dan setelah itu Hua Ha Ha, yang setajuk dengan tema konser hari itu, benar-benar bikin penonton cekakan, ada puluhan kali tawa terbahak Iwan Fals khusus di lagu ini, yang disambung oleh derai tawa terbahak para penonton.
Usai dendang lagu Hua Ha Ha, Iwan membawakan lagu Nyanyian Preman, ”Preman bahasa Inggris-nya Freeman, bahasa Belanda-nya Poorman,” tegas Iwan menjelaskan makna kata tersebut.
Setelah lagu Nyanyian Preman, tiba-tiba didendangkan nada lagu yang bukan lagu milik Iwan Fals, namun sangat familiar di kuping penonton. Lagu tersebut adalah lagu Kucing Garong, dan hadirlah bintang tamu kejutan berikutnya, Denada. Denada bersama Iwan Fals & Band secara otomatis membuat seluruh pengunjung ikut asyik bergoyang. Ternyata Denada tak kalah jago berjoget layaknya penyanyi-penyanyi yang membawakan lagu Kucing Garong lainnya. Hingga Iwan pun sempat mengikuti beberapa gerakan Dena, panggilan sapa Denada.
IMG_2729
Lagu yang cukup memberi warna, sekaligus jadi pemanis penampilan Iwan sore itu, Iwan membawakan Jalan Panjang Yang Berliku bersama Denada, yang mengakhiri “pesta silaturahmi”, begitu para fans Iwan mengistilahkan.
Denada sendiri yang dihubungi iwanfals.co.id usai acara, mengaku amat surprise bisa tampil sepanggung dengan Iwan Fals. Apalagi baginya sedari dulu, seorang Iwan merupakan idola baginya. ”Nggak usah nyanyi dua lagu, nyanyi ½ lagu aja bersama Iwan Fals, gue sudah senang,” tambahnya.
Terlebih lagi baginya, nafas dari konser yang bertemakan ”Tertawa Itu Sehat, Narkoba itu Jahat”, dirasanya perlu didukung, mengingat permasalahan itu jadi salah satu permasalahan anak muda sekarang ini. ”Aku ikut bernyanyi di depan para anak muda fans Iwan, aku sangat mendukung sekali, hingga pesan anti narkoba bisa turut ku gaungkan,” tambah Denada.
Beberapa fans Iwan yang sempat ditemui iwanfals.co.id usai acara menyatakan cukup gembira bisa hadir menyaksikan Iwan Fals manggung. Begitupun dengan pihak panitia yang menurut mereka sangat profesional. Menurut Bambang dan Dalbo, dua fans Iwan yang masing-masing berasal dari Ciputat dan Kuningan ini, perlu terus dipertahankan.
Lebih khusus, Bambang menurutnya mengaku lebih pas jika melihat Iwan tampil tanpa kolaborasi dengan bintang tamu. ”Penampilan Iwan lebih baik sendiri, ketimbang dengan menghadirkan bintang tamu, sebab Bang Iwan jadi kurang galak,” tambah nominator KaryaKita periode Panji-Panji Demokrasi ini.
Bahkan, bayangan ideal dari Bambang tersebut mengimpikan Iwan Fals bisa tampil bareng Swami atau Kantata Takwa. Berbeda dengan Bambang, Dalbo malah justru merasa nyaman-nyaman saja dengan kehadiran bintang tamu, ”Tetap asyik kok, dengan hadirnya bintang tamu,” tambahnya.
Yang se-ide diantara mereka berdua, mereka berharap Iwan Fals segera mengeluarkan album barunya serta terus berkreasi dan eksis di musik-musik kaum pinggiran. ”Maju terus bang Iwan, bikin lagu-lagu galak yang mengkritik,” tambah keduanya.
Sumber : http://www.iwanfals.co.id

Ambulance Zig-zag

Iwan Fals
Ambulance Zig-zag 
Deru ambulan memasuki pelataran
[00:30]rumah sakit yang putih berkilau
[00:35]didalam ambulance tesebut tergolek sosok tubuh gemuk
[00:40]bergelimang perhiasan
[00:42]nyonya kaya pingsan mendengar kabar
[00:46]putra nya kecelakaan
[00:51]dan para medis berdatangan kerja cepat
[00:55]lalu lansung membawa korban menuju ruang periksa
[01:00]tanpa basa-basi ini mungkin sudah terbiasa

[01:06]Tak lama berselang supir helicak datang
[01:10]masuk membawa korban yang berkain sarung
[01:15]seluruh badan nya melepuh akibat
[01:18]pangkalan bensin ecerannya meledak

[01:27]suster cantik datang mau menayakan, dia menyakan data si korban
[01:36]dijawab dengan jerit kesakitan
[01:40]suster menyarankan bayar ongkos...
[01:44]pengobatan...

Header Ads